Fungsi-fungsi Manajemen menurut Henry Fayol terdiri dari Planning, Organizing, Commanding, Coordinating, Controlling (POCCC).
a.Perencanaan (planning) merupakan pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi kebijaksanaan proyek program prosedur metode sistem anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Penentuan langkah-langkah yang memungkinkan organisasi mencapai tujuan-tujuannya.
b.Pengorganisasian dan (organizing), memiliki maksud mobilisasi bahan materiil dan sumber daya manusia guna melaksanakan rencana.
c.Memerintah (Commanding) maknanya memberi arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas pekerjaan mereka
d.Pengkoordinasian (Coordinating) dengan memastikan sumber-sumber daya dan kegiatan organisasi berlangsung secara harmonis dalam mencapai tujuannya.
e.Pengendalian (Controlling) dengan memantau rencana untuk membuktikan apakah rencana itu sudah dilaskanakan sebagaimana mestinya.
2.Fungsi Manajemen menurut Luther Gullick terdiri dari Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting dan Controlling atau yang sering disingkat dengan POSDCRC. Penjelasan lebih rinci sebagai berikut :
a.Planning (Perencanaan)
Perencanaan yang kata dasarnya “rencana” pada dasarnya merupakan tindakan memilih dan menetapkan segala aktifitas dan sumber daya yang akan dilaksanakan dan digunakan di masa yang akan datang untuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan mengacu pada pemikiran dan penentuan apa yang akan dilakukan di masa depan, bagaimana melakukannya, dan apa yang harus disediakan untuk melaksanakan aktivitas tersebut untuk mencapai tujuan secara maksimal.
b.Organizing (Pengorganisasian)
Pengorganisasian diartikan sebagai kegiatan membagi tugas-tugas pada orang yang terlibat dalam kerja sama di sekolah. Kegiatan pengorganisasian menentukan siapa yang akan melaksanakan tugas sesuai pronsip pengorganisasian. Sehingga pengorganisasian dapat disebut sebagai keseluruhan proses memilih orang-orang serta mengalokasikannya sarana dan prasarana untuk memunjang tugas orang-orang itu dalam organisasi dan mengatur mekanisme kerjanya sehingga dapat menjamin pencapaian tujuan
Efesiensi dalam pengorganisasian adalah pengakuan terahadap sekolah-sekolah pada penggunaan waktu dan uang dan sumber daya yang terbatas dalam mencapai tujuan, yaitu alat yang diperlukan, pengalokasian waktu, dana dan sumber daya sekolah.
c. Staffing (Penyusunan pegawai)
Berbeda dengan fungsi lainnya, penekanan dari fungsi ini lebih difokuskan pada penyusunan sumber daya yang akan melakukan kegiatan-kegiatan yang telah direncakan dan diorganisasikan secara jelas pada fungsi perencanaan dan pengorganisasian. Aktifitas yang dilakukan dalam fungsi ini, antara lain menentukan, memilih, mengangkat, membina, membimbing sumber daya manusia dengan menggunakan berbagai pendekatan dan atau seni pembinaan sumber daya manusia.
d.Directing (Pengarahan)
Pengarahan adalah penjelasan, petunjuk, serta pertimbangan dan bimbingan terdapat para petugas yang terlibat, baik secara structural maupun fungsional agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar, dengan pengarahan staff yang telah diangkat dan dipercayakan melaksanakan tugas di bidangnya masing-masing tidak menyimpang dari garis program yang telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya pengarahan ini seringkali dilakukan bersamaan dengan controlling sambil mengawasi, manajer sering kali memberi petunjuk atau bimbingan bagaimana seharusnya pekerjaan dikerjakan.
Fungsi pengarahan melibatkan pembimbingan dan supervisi terhadap usaha-usaha bawahan dalam rangka pencapaian sasaran-sasaran organisasi. Dalam kaitannya dengan fungsi ini, ilmu-ilmu perilaku telah memberikan sumbangan besar dalam bidang-bidang motivasi dan komunikasi.
e.Coordinating (Koordinasi)
Koordinating atau pengkoordinasian merupakan satu dari beberapa fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan dengan jalan menghubungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakkan tim dengan memberikan lokasi kegiatan pekerjaan yang cocok dengan masing-masing dan menjaga agar kegiatan itu dilaksanakan dengan keselarasan yang semestinya di antara para anggota itu sendiri. Pengkoordinating, merupakan suatu aktivitas manajer membawa orang-orang yang terlibat organisasi ke dalam suasana kerja sama yang harmonis.
f. Reporting (Pelaporan)
Dengan pelaporan dimaksudkan sebagai fungsi yang berkaitan dengan pemberian informasi kepada manajer, sehingga yang bersangkutan dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan kerja. Jalur pelaporan dapat bersifat vertikal, tetapi dapat juga bersifat horizontal. Pentingnya pelaporan terlihat dalam kaitannya dengan konsep sistem informasi manajemen, yang merupakan hal penting dalam pembuatan keputusan oleh manajer.
g.Controlling (Pengawasan)
Proses pengawasan mencatat perkembangan ke arah tujuan dan memungkinkan manajer mendeteksi penyimpangan dari perencanaan tepat pada waktunya untuk mengambil tindakan korektif sebelum terlambat. Melalui pengawasan yang efektif, roda organisasi, implementasi rencna, kebijakan, dan upaya pengendalian mutu dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
3.Fungsi Manajemen menurut George R. Terry terdiri dari Planning, Organizing, Actuatung dan Controlling (POAC).
a.Perencanaan (Planning), poin-poin pengertian dari fungsi perencanaan antara lain :
-Menjelaskan, memantapkan dan memastikan tujuan yang dicapai
-Meramalkan keadaan untuk yang akan datang
-Memperkirakan kondisi pekerjaan yang dilakukan
-Memilih tugas yang sesuai untuk pencapaian tujuan
-Membuat rencana secara menyeluruh dengan menekankan kreatifitas
-Membuat kebijaksanaan, prosedur, standar dan metode untuk pelaksanaan kerja.
-Mengubah rencana sesuai dengan petunjuk hasil pengawasan
-Membiarkan peristiwa dan kemungkinan akan terjadi.
b.Pengorganisasian (Organizing)
-Membagi pekerjaan kedalam tugas-tugas operasional
-Mengelompokkan tugas-tugas kedalam posisi secara operasional
-Menggabungkan jabatan operasional kedalam unit yang berkaitan
-Memilih dan menempatkan orang untuk pekerjaan sesuai
-Menjelaskan persyaratan dari tiap jabatan
-Menyesuaikan wewenang dan tanggung jawab bagi tiap anggota
-Menyediakan berbagai fasilitas untuk pegawai
-Menyelaraskan organisasi sesuai petunjuk hasil pengawasan.
c.Penggerakan (Actuating)
-Melakukan partisipasi terhadap keputusan, tindakan dan perbuatan
-Mengarahkan orang lain dalam bekerja
-Memotivasi anggota
-Berkomunikasi secara efektif
-Meningkatkan anggota agar memahami potensinya secara penuh
-Memberi imbalan penghargaan yang sesuai terhadap pekerja
-Mencukupi keperluan pegawai sesuai dengan kegiatan pekerjaannya
-Berusaha memperbaiki pengarahan sesuai petunjuk pengawasan
d.Pengawasan (controlling)
-Membandingkan hasil pekerjaan dengan rencana secara keseluruhan
-Menilai hasil pekerjaan dengan standar hasil kerja
-Membuat media pelaksanaan secara tepat
-Memberitahukan media pengukur pekerjaan
-Memindahkan data secara rinci untk melihat perbandingan dan penyimpangannya
-Membuat saran dan tindakan perbaikan
-Memberitahukan anggota yang bertanggung jawab terhadap pemberian penjelasan
-Melaksanakan pengawasan sesuai dengan petunjuk hasil pengawasan
4.Fungsi manajemen menurut Harold Koontz and Cyril O’Donnell terdiri dari lima macam fungsi yaitu POSDC (Planning, Organizing, Staffing, Directing, Controlling).
Definisi lebih detail dari kelima fungsi tersebut sebagai berikut : a. Planning ( Perencanaan )
Proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan starategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
b. Organizing (Pengorganisasian)
Proses yang menyangkut bagaimana starategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan diatur dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan dapat bekerja secara efektif.
c. Staffing
Merupakan suatu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberi daya guna maksimal kepada organisasi.
d. Directing
Proses pelaksanaan program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasinya.
e. Controlling ( Pengendalian dan pengawasan)
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan dan dilaksanakan bias berjalan sesuai targetyang diharapkan.
5.Fungsi manajemen menurut Robbins dan Coulter (1999), menyebutkan bahwa fungsi- fungsi manajemen adalah perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan.
a.Perencanaan
Mencakup pendefinisian tujuan, penetapan strategi, dan mengembangkan rencana untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan.
b.Pengorganisasian
adalah menentukan tugas apa saja yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, bagaimana tugas-tugas dikelompokkan, siapa melapor kepada siapa, dan pada tingkat mana keputusan harus dibuat.
c.Kepemimpinan
meliputi kegiatan-kegiatan memotivasi bawahan, mengarahkan, menyeleksi saluran komunikasi yang paling efektif, dan memecahkan konflik.
d.Pengendalian
meliputi pemantauan kegiatan-kegiatan untuk memastikan bahwa semua orang mencapai apa yang telah direncanakan dan mengkoreksi penyimpangan- penyimpangan yang ada.
6.Fungsi-fungsi manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee terdiri dari lima macam fungsi yaitu, planning, organizing, directing, coordinating dan controlling. Lebih rinci dijelaskan sebagai berikut :
a.Perencanaan
Perencanaan ditetapkan sekarang dan dilaksanakan serta digunakan untuk waktu yang akan datang. Adapun langkah-langkah dalam perencanaan menurut Oei Liang Lee yaitu :
-Menetapkan tujuan;
-Menyusun anggapan-anggapan (premising);
-Menentukan berbagai alternatif tindakan.
-Mengadakan penilaian terhadap alternatif-alternatif tindakan yang sudah dipilih;
-Mengambil keputusan; dan
-Menyusun rencana pendukung
b.Pengorganisasian
Ditinjau dari segi prosesnya, pengorganisasian merupakan usaha untuk menyusun komponen-komponen pokok sedemikian rupa, sehingga dapat dipakai sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Fungsi pengorganisasian sebagai proses hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan.
c.Pengarahan
Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mencapai tujuan. Pengarahan yang dilakukan oleh pimpinan harus berpegang pada beberapa prinsip, yaitu prinsip mengarah kepada tujuan, prinsip keharmonisan dengan tujuan dan prinsip kesatuan komando.
d.Pengkoordinasian
Koordinasi perlu diadakan agar terdapat suatu keadaan yang harmonis sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Koordinasi antar bagian dan individu di dalam organisasi akan dapat tercapai bilamana diikuti dengan tiga prinsip, yaitu prinsip kontak langsung, prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi dan hubungan timbal balik di antara faktor-faktor yang ada.
e.Pengawasan
Pengawasan dapat mengukur seberapa jauh hasil yang telah dicapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan adalah menciptakan standard, membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard dan melakukan tindakan koreksi.
7.Fungsi manajemen menutu James A.F. Stoner terdiri dari Planning, Organizing, Leading dan Controlling. Penjelasan rincinya sebagai berikut:
a.Perencanaan (planning) menunjukan bahwa para manajer memikirkan tujuan dan kegiatannya sebelum melaksanakannya. Kegiatan mereka biasanya berdasar suatu cara, rencana, atau logika, bukan asal tebak saja.
b. Pengorganisasian (organization) berarti para manajer itu mengkoordinir sumber daya manusia dan sumber daya bahan yang dimiliki organisasi. Sejauh mana efektifnya suatu organisasi tergantung pada kemampuannya untuk mengerahkan sumber daya yang ada dalam mencapai tujuannya. Tentu saja, dengan makin terpadu dan makin terarahnya pekerjaan akan menghasilkan makin efektifnya organisasi. Mendapatkan koordinasi yang sedemikian itu adalah salah satu tugas manajer.
c.Memimpin (to lead) menunjukan bagaimana para manajer mengarahkan dan mempengaruhi bawahannya, menggunakan orang lain untuk melaksanakan tugas tertentu, Dengan menciptakan suasana tepat, mereka membantu bawahannya bekerja sebaik mungkin.
d.Pengendalian (controlling) berarti para manajer berusaha untuk meyakinkan bahwa organisasi bergerak dalam arah tujuan. Apabila salah satu bagian dari organisasi menuju arah yang salah, para manajer berusaha untuk mencari sebabnya dan kemudian mengarahkannya kembali ke tujuan yang benar.